Langsung ke konten utama

Postingan

Dialog dengan Alam: Ocehan untuk makhluk kecil

Dunia punya banyak hal di dalamnya. Perbedaan antar makhluk sangat beragam. Sehingga, saat ku amati, gunung, laut, burung, lalat, apapun itu, mereka punya tirakatnya masing-masing. Sesekali membuat terngangah, ketidaktahuan jadi terjawab, karena dasarnya manusia punya logic yang butuh input yang pas. Makhluk kecil, mugkin ku sering menginjakmu. Tapi itu tidak dalam kesengajaan. Percayalah, kamu akan jadi makhluk yang kuat, hebat, tak terkalahkan. Dia malah diam saja, seolah tidak peduli soal masa nanti. Terus berjalan dan terus beraktifitas seperti tak punya telinga dan tak punya mulut. Kamu suka yang manis-manis, itu pun sama dengan ku. Berjalan kemanapun untuk memberi. Berjatuhan untuk menolong yang lain. Berbaris untuk menyapa kawan-kawanmu. Membawakan bikisan untuk pujaanmu. Kalian terlihat sama. Melihat makhluk-makhluk kecil ini, sangat cerdas! Entah siapa yang membuat sistem manajemen saperti ini. Semuanya begitu rapi, begitu seimbang, begitu akur, dan sejahtera...

Potensi Sukses Mahasiswa ber-IPK Pas-pasan

Kisah Mahasiswa IPK pas-pasan Di dunia perkuliahan, IPK adalah sesuatu krusial. Karena mahasiswa menganggap bahwa IPK adalah cerminan masa depannya. Yahhhh... itu mahasiswa normal. Mungkin sangat berbeda dengan saya yang merupakan mahasiswa yang tidak normal. Bagi saya, IPK bukanlah demikian. Tidak ada hubungan sama masa depan. Kenapa? Soalnya saya sedikit tahu bagaimana penilaian itu dibuat. Saya punya prediksi, bahwa sukses yang sesungguhnya adalah milik mahasiswa yang IPKnya pas-pasan. Dalam artian dia punya hasrat yang tinggi dalam belajar, hasrat yang tinggi untuk terus mengikuti perubahan. Dan punya keberanian untuk memilih passionnya. Jika kalian tau kisah tentang Bill Gates, Mark Zukerberg, dan orang-orang besar lainnya, mereka tidak pernah punya IPK Cumlaude.. bahkan orang-orang itu di DO dari kampusnya. Kalau disekitar saya sih ada juga cerita menarik. Saya punya dosen, dia juga sering bercerita tentang dirinya. Beliau pernah memberitahu IPK nya saat kuli...

Triwikromo (Kesaktian Jawa) dan Obrolan Fisika - Narasi Fisika Fahmi B.

Triwikromo Hallo gaes.. Kali ini saya ingin sharing tentang apa itu triwikromo. Tulisan ini saya buat untuk sharing tentang apa yang saya pahami dan dapatkan. tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan, maka dari itu tulisan ini sangat terbuka untuk di kritik. Oke langsung saja.. Triwikromo itu tentang tiga masa. Yaitu masa lalu, masa kini, dan masa depan. Waktu merupakan suatu hal yang tidak dapat di ulang kembali. Maka dari   itu, kita harus berada pada posisi terbaik, keadaan terbaik, dalam setiap waktu. Karena itu adalah wujud dari memanfaatkan waktu. Dalam ilmu fisika, waktu dianggap parameter yang sangat penting. Waktu akan dijadikan titik titik yang menggambarkan berlangsungnya suatu fenomena. Semisal ada bola yang menggelinding selama 10 detik. Jika di detik pertama kita tidak menendangnya, maka di detik ke dua bola tersebut tidak akan berpindah. Jika kita menendangnya di detik ke 5 maka saat itu juga bola akan berpindah di detik selanjutnya. Itu...

Sekilas tentang Quantum State Tomography – Narasi Fisika (Fahmi B)

Hallo gaes.. Selamat datang di blog saya.. tulisan ini kebetulan saya tulis dengan tujuan supaya saya bisa menarasikan dan menceritakan apa-apa yang telah saya pelajari.. dalam artian, latihan presentasi..heheh okee.. kali ini saya ingin sharing tentang projek fisika yang baru-baru ini saya dalami. Karena saya sedang melakukan penelitian di bidang nanophotonics , jadi saya ingin sharing soal fisika kuantum. Jujur, saya bagi saya fisika kuantum itu sulit dipahami, jadi tulisan ini mungkin masih ada yang salah. Yah semacam salah paham gitu. Sehingga, saya akan dengan senang hati menerima bantahan, masukan dan tambahan dari temen-temen. Soalnya saya orangnya juga nggak pinter-pinter amat.   Di bidang nanophotonics , saya melakukan eksperimen bersama temen saya yang bernama Pi Mai. Eksperimen ini pada akhirnya akan menemukan sebuah pola dari laser yang ditembakkan. Lalu apa yang disebut dengan Quantum State Tomography ? Berdasarkan diskusi dengan partner saya ta...

Bias - puisi

Bias Diam-diam kala terpejam menulis doa dan harapan bintang dan rembulan di langit memberiku sebuah kabar perasaan bias pada harapan langkah terasa tertahan aku sama sekali tak mengerti kenapa hujan datang malam ini malam menunjukan sunyinya apa yang terjadi pada mereka yang terbang ku yakin mereka sudah terdengar larena malam ini benar-benar sunyi kadang malam memang menyebalkan lamunanku sulit dilagukan harapanku sudah ku ungkapkan jelas sudah kau baca semua lalu mengapa mimpiku berhenti karena kalmatmu apakah kamu tidak merasakan ini getir menyentak diriku malam ini bukan kebencianku aku sudah berjanji untuk itu akan ada saat semuanya terjadi hanya saja sekarang bukanlah saatnya entah mengapa aku mengagumi malam adalah hal yang sulit kulihat tapi aku yakin semua ini adalah bias dimana sejati adalah puncak keindahan Fahm Bastian Hat Yai, 28 Jan 2019

Saya Merasa Terlaknat saat Ketemu Anjing

Akhir-akhir ini saya tinggal di suatu tempat yang tidak seperti biasanya. Saya tinggal di daerah yang banyak sekali makhluk yang bernama anjing. Bagi seorang muslim, pasti kita akan menjaga tubuh kita agar tidak terkena najisnya anjing. Hampir setiap saat saya selalu melihat anjing-anjing berkeliaran. Kadang-kadang, saya juga melihat anjing yang berkeliaran di kantin tempat saya biasa membeli makanan. Kadang-kadang juga, di sore hari, ketika kantin tutup, ada anjing yang tidur diatas meja kantin yang biasa buat makan. Tentu menjadi keharusan buat saya untuk menghindarinya. Namun suatu saat, saya pernah merasa kesal saat sedang makan di kantin. Waktu itu ada seekor anjing yang mendekat dan lewat. Jujur saya merasa jijik. Benar-benar jijik. Dalam hati saya berkata “ DASAR ANJING..!! , MAKAN JADI NGGAK ENAK..!!!”. Namun ketika saya renungkan, saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri, ada apa dengan diriku? Sebegitu sombongnya aku? Hingga menganggap deng...

Jangan remehkan orang bodoh! Siapa tahu dia cuma pura-pura

Lakuin yang menurut mu Hepi.. Ojo koyo wong susah.. sing penting Bismillah.. Kata "bodoh" memang dinilai agak kasar di telinga. Tapi memang benar kebodohan itu adalah sesuatu yang jelek. Suatu hari, saya pernah mendengar seorang ulama mengatakan "orang bodoh itu adalah sejelek-jelek manusia". Yahh bener banget.. Dan umumnya, semua orang tidak mau terlihat bodoh. Ini yang konyol. Kebanyakan dari kita pasti begitu.. pura-pura ngerti padahal gak dong, pura-pura pinter padahal peko'. Hal ini sering terjadi.. akibatnya kita akan merasa baik-baik saja tanpa ada hinaan. Hmmmm.. kebanyakan memang gak mau dihina. Normal saja. Tapi gak akan ada dorongan untuk maju disitu. Stay dengan kepura-puraan pinternya. Setelah dipikir-pikir, justru yang pura-pura pintar akan kalah dengan yang sadar dengan kebodohannya. Kenapa? Bayangkan coba.. ketika anda dikatai bodoh! Gak bisa apa-apa! .. Apa yang terjadi? Iya sakit.. apakah anda diam saja? Tidak!! Semangat ...